Sumber: www.AnneAhira.com

Kebudayaan adalah hasil kreasi manusia untuk menjadikan kehidupan lebih baik. Setiap bangsa mempunyai macam kebudayaan yang berbeda. Hal ini karena pola kehidupan mereka yang berbeda. Masalah kebudayaan memang seringkali menjadi bahan perbincangan hangat. Bahkan, tidak jarang masalah kebudayaan ini memanas hanya karena perbedaan apresiasi dan persepsi atas kebudayaan yang ada.

Kebudayaan itu bersifat spesifik sebab aspek ini menggambarkan pola kehidupan. Setiap bangsa pola kehidupannya berbeda. Jangankan antar bangsa, antar masyarakat di negeri yang sama saja seringkali terjadi perbedaan mengenai kebudayaan ini.

Oleh karena itulah, masalah kebudayaan dijadikan sebagai salah satu tonggak keberhasilan hidup masyarakat sebuah lingkungan. Masyarakat yang tingkat kebudayaannya tinggi, pasti kehidupan masyarakatnya tertata bagus.

Dalam kehidupan ini, setiap proses interaksi antar personal dilakukan dengan tingkat friksi yang tinggi. Tingkat friksi ini kadangkala menyebabkan  benturan yang jika tidak didasari budaya tinggi, maka dapat menyebabkan kekacauan dan kerusakan.

Sudah banyak contoh dalam kehidupan Anda dimana masalah kebudayaan telah menjadi pemicu dan pemacu benturan antar personil masyarakat. Dan, pada akhirnya yang mengalami kerugian adalah masyarakat juga.

Menjadikan Masalah Kebudayaan Sebagai Akar Kebersamaan

Memang kondisi kehidupan masyarakat sangatlah beragam. Hal ini sangat tergantung pada tingkat kemampuan personal masyarakat dalam memahami setiap kejadian yang ada dalam kehidupannya. Dengan kondisi tersebut, maka masalah kebudayaan yang berbeda seharusnya bukan dianggap sebagai sebuah perbedaan, melainkan sebagai keberagaman pola kehidupan.

Anda hidup dari sebuah perbedaan. Dan, perbedaan itulah itu merupakan variasi atas kehidupan yang dinamis. Setiap saat selalu ada hal baru yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan. Anda tidak dapat mengelak dari kondisi tersebut sebab Anda adalah bagian integral dalam kehidupan ini. Masalah kebudayaan adalah masalah kehidupan, jadi tidak mungkin Anda yang hidup mengelak dari tuntutan hidup.

Jika Anda menjadikan setiap budaya yang ada sebagai sebuah keberagaman, maka yakinlah bahwa masalah kebudayaan yang setiap saat memicu kekacauan di negeri ini sangat tidak proporsional. Mengapa perbedaan pola hidup, pola pikir, dan pola-pola lain yang merupakan akar kebudayaan tersebut menjadi pokok permasalahan?

Tentunya hal tersebut kembali kepada tingkat kemampuan apresiasi dan persepsi personal terhadap setiap hasil kreasi manusia. Bahwa, jika tingkat apresiasi dan persepsi tinggi, kehidupan masyarakat tenang, walaupun masyarakat tersebut heterogen.

Seharusnya, perbedaan kebudayaan yang ada di masyarakat dijadikan sebagai pemicu untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan berkebudayaan masyarakat. Hal ini sangat penting sebab isu masalah kebudayaan seringkali mampu menghancurkan tatanan yang sudah ada. Dan, Anda tidak ingin kecolongan oleh kondisi yang sama untuk setiap saatnya.

Oleh karena itulah, maka ke depannya, masalah kebudayaan seharusnya justru dijadikan sebagai akar kebersamaan dalam kehidupan global. Hal ini karena dalam kehidupan global segala hal dan kondisi hidup secara berdampingan. Jika tidak ada rasa kebersamaan, maka sekecil apapun masalah yang terjadi dapat menyebabkan penghacuran massal.

Kita Sudah Lelah Dengan Pertentangan

Ya. Anda memang sudah lelah dengan segala pertentangan yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan . Karena Anda sangat menyadari bahwa sebenarnya setiap kejadian, seharusnya tidak perlu terjadi. Hanya karena kesalahan dalam mengapresiasi dan mempersepsi masalah kebudayaan, selanjutnya menjadikan Anda sebagai kuda tunggangan kemarahan. Sungguh sangat tidak proporsional.

Bumi ini sudah tua, begitu juga dengan bangsa ini. Seharusnya, semakin tua Anda, maka pola pikir semakin bagus dan tenang. Seharusnya Anda lebih menyadari bahwa hidup berdampingan dengan orang lain memang sangat rentan atas persengketaan atau sekadar friksi antar personal. Jika memang terjadi friksi, maka seharusnya hal tersebut bukan dibudayakan sebagai masalah kebudayaan. Biarkan hal tersebut menjadi persoalan antar pribadi dan diselesaikan secara pribadi pula.

Sudah lelah Anda menghadapi masalah kebudayaan yang salah seperti ini. Terlalu banyak masalah yang timbul dari sesuatu yang sesungguhnya bukan masalah. Bagaimana Anda dapat mengatakan ini sebuah masalah jika sebenarnya yang dijadikan atau dianggap adalah masalah kebudayaan. Padahal Anda mengetahui bahwa kebudayaan itu universal.

Tidak ada batasan yang mampu mengekang kebudayaan. Kebudayaan itu tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan kehidupan masyarakat. Harusnya masyarakat mampu mengadaptasikan diri sehingga secara  perlahan kebudayaan menjadi bagian integral dirinya.

Seharusnya, ke depan Anda berpikir panjang dan mengedepankan kebersamaan sehingga masalah kebudayaan tidak perlu dijadikan sebagai pemicu kejadian yang tidak perlu. Anda harus belajar bersama-sama atas perbedaan yang dijadikan keberagaman.

Jika keberagaman dapat diwujudkan, maka Anda dapat menjadikan kehidupan masyarakat dengan keberagaman budaya anak bangsa. Dan, kedepannya masyarakat Anda akan solid tak terpecahkan oleh isu apapun, termasuk masalah kebudayaan.